Sesi Mentoring The Writers’ Show (TWS) adalah program yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh sobat GWP, para novelis, dan penulis yang sedang mengembangkan diri. Dihadiri oleh 23 peserta terpilih pada tahun ini, TWS 2021 mendapatkan animo yang sama besarnya cdengan jumlah pendaftar sebanyak lebih dari seribu orang. Naskah yang dikompetisikan menembus jumlah lebih dari delapan ratus cerita.

Setelah proses kurasi yang panjang, para penulis yang naskahnya terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti sesi mentoring bersama mentor TWS tahun ini yang berasal dari 7 penerbit grup Gramedia. Sesi mentoring dilakukan secara virtual, bersama editor penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU), Elex Media Komputindo, Grasindo, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), M&C, Bhuana Ilmu Populer (BIP), serta Penerbit Buku Kompas (PBK). Dan mengikuti tema besar kali ini, yaitu menulis cerita realistic fiction, materi yang diangkat oleh pada mentor jauh lebih variatif. 

Diawali dengan Novera Kresnawati, editor GPU, atau yang akrab disapa Mbak Vera, tema bahasan untuk mengawali perjalanan belajar bersama ini adalah menggali pentingnya riset dalam penulisan cerita fiksi. Sesi Mentoring yang dibawakan dengan sangat interaktif, mengundang para peserta untuk berdiskusi dua arah bersama mentornya. Hal inilah yang membuat materi bahasan yang diangkat lebih mudah diterima dengan baik.

Mentoring berikutnya dilanjutkan oleh Dion Rahman, editor Elex yang mengupas sisi pendalaman bentuk cerita, yaitu porsi dramatisasi pada jenis cerita realistic fiction. Bahasan materi ini menghasilkan wawasan-wawasan baru, salah satunya adalah penggunaan panca indera untuk mendeskripsikan gambaran rasa pada cerita. Mulai menjurus ke teknik menulis, diskusi para peserta pun terasa lebih intens dan padat.

Pada pekan kedua, sesi mentoring diawali oleh Septi Ws, editor PBK, dengan materi diskusi yang paling sering menjadi pertanyaan penulis, terutama penulis GWP yang kerap meneror Miminyu di media sosial. Tema bahasannya adalah tips agar naskah dapat diterima oleh penerbit. Materi yang dihadirkan membahas hal-hal penting yang diperlukan penulis agar naskahnya bisa lolos seleksi penerbit. Selain itu, Mbak Septi Ws. pun mengenalkan PBK yang kini mengembangkan penerbitan novel remaja dan membuka peluang penulis-penulis baru untuk menerbitkan naskahnya. Lewat sesi mentoring ini para penulis mengenal PBK lebih dekat.

Di sesi berikutnya, Anida Nurrahmi, editor KPG, menyajikan materi tentang bagaimana mengolah cerita tanpa harus mengangkat tema cinta. Tema bahasan ini menjadi salah satu poin penting dalam membangun naskah realistic fiction, di mana dengan pengembangan ide cerita sehari-hari, masuk akal, dan tidak harus selalu mengangkat isu percintaan bisa menjadi cerita yang kuat. Mbak Anida membuka mata para penulis bahwa tanpa tema cinta pun, naskah bisa dibangun dengan menarik dan menjual. Metode presentasi dan sesi diskusi yang menarik membuat mentoring bersama Mbak Anida terasa menyenangkan.

Memasuki pekan ketiga, Cicilia Prima, editor Grasindo yang lebih akrab disapa Mbak Prima, membahas tema perpanjangan dari Mbak Septi sebelumnya, yaitu tentang penyebab naskah berpotensi ditolak oleh penerbit. Tema bahasan ini menjadi yang paling menarik perhatian penulis juga, sekaligus menjadi bentuk refleksi diri untuk memperbaiki beberapa faktor pada yang menyebabkan naskah mendapat penolakan oleh penerbit.

Sebagai sesi penutup, Didiet Prihastuti, editor GPU, memberikan materi bahasan yang paling berbeda dan menarik perhatian seluruh peserta. Fokus materi yang dibahas adalah seputar teknik menulis dasar sederhana tapi kerap diabaikan. Sesi ini menjadi proses mentoring yang sangat seru, interaktif, dan juga penuh pertanyaan. Antusias peserta yang tinggi membuat durasi waktu perlu lebih panjang untuk membahas semua pertanyaan terkait kekeliruan teknik menulis yang dilakukan penulis. 

Sesi mentoring TWS 2021 ditutup dengan kemeriahan salam-salam jarak jauh secara virtual, dan membangun keseruan keluarga baru penulis GWP tahun ini. Nantikan selalu pengumuman naskah terpilih TWS tahun ini, silakan diakses dan dibaca dengan pencarian tagar #TWS2021 #NaskahJanganDibuang karena kalian akan menemukan bank cerita kreatif dan menarik dari sobat GWP pada TWS kali ini. 

Dukung terus, yuk, teman-teman yang masih dalam masa seleksi! Kamu bisa pamerkan karya mereka pada media sosial kamu, juga tentunya jangan sampai ketinggalan informasi dari Miminyu di akun Instagram @gwp_id. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.